Artikel Kesehatan
-
KesehatanApa Itu Koma Makanan (Food Coma) dan Bagaimana Cara Mengatasinya
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Apa Itu Koma Makanan?Koma makanan, atau food coma, adalah kondisi rasa kantuk atau ngantuk yang muncul setelah makan. Hal ini sudah cukup umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Setelah makan makanan yang tinggi karbohidrat atau gula, tubuh akan memproduksi insulin untuk membantu memindahkan gula dari darah ke dalam sel sebagai energi. Namun, proses ini bisa membuat seseorang merasa mengantuk.Meski terasa berat dan mengganggu konsentrasi, sejauh ini belum ada bukti ilmiah bahwa koma makanan menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang serius. Mengapa Kita Mengantuk Setelah MakanBeberapa faktor bisa membuat ngantuk setelah makan semakin kuat:Konsumsi makanan tinggi karbohidrat atau gula: Jenis makanan ini memicu lonjakan insulin lebih besar.Proses metabolisme: Setelah makan, tubuh mengalihkan energi untuk mencerna, dan aliran darah lebih banyak menuju saluran pencernaan, sehingga sirkulasi ke otak bisa berkurang sementara.Jarang bergerak setelah makan: Kalau langsung duduk atau beristirahat setelah makan, tubuh tidak “stimulasi” untuk tetap aktif, memperkuat rasa kantuk. Risiko yang Mungkin TimbulWalaupun food coma umumnya tidak berbahaya, ada beberapa situasi yang bisa jadi masalah jika sering terjadi:Mengantuk saat menyetir setelah makan, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.Menurunnya konsentrasi saat bekerja sesaat setelah makan.Beberapa orang khawatir kondisi ini merupakan tanda diabetes, tetapi ngantuk setelah makan belum tentu berarti ada penyakit serius, kecuali disertai gejala lain. Cara Mengatasi Koma MakananBerikut beberapa strategi dari HelloSehat untuk mengurangi rasa ngantuk setelah makan:Jalan kaki atau regangkan tubuh selama 15 menit Aktivitas ringan seperti berjalan atau stretching dapat membantu meningkatkan aliran darah dan membuat Anda tetap terjaga.Konsumsi makanan bergizi seimbang Gabungkan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat agar kenaikan gula darah lebih stabil.Makan dengan porsi lebih kecil tetapi lebih sering Makan banyak sekaligus cenderung memberi beban besar pada tubuh dan meningkatkan risiko kantuk berat.Tidur siang selama sekitar 30 menit Jika memungkinkan, tidur singkat bisa membantu mengembalikan energi.Pastikan asupan cairan cukup Dehidrasi bisa memperparah rasa lelah, jadi minum air yang cukup penting.Istirahat malam yang cukup Kurang tidur di malam hari membuat tubuh lebih rentan lelah setelah makan. Kapan Harus Khawatir?Meski ngantuk setelah makan biasanya normal, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika:Rasa kantuk sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.Anda mencurigai adanya gangguan gula darah atau diabetes.Ada gejala lain seperti pusing ekstrem, jantung berdebar, atau penurunan berat badan tanpa sebab jelas. Food coma merupakan reaksi tubuh yang wajar setelah makan dan terjadi akibat proses pencernaan serta perubahan hormon. Meskipun tidak berbahaya, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas bila terjadi terlalu sering. Mengatur pola makan, memilih jenis makanan yang tepat, menjaga kualitas tidur, dan tetap aktif setelah makan dapat membantu mencegah munculnya food coma. Namun, jika rasa kantuk terasa tidak biasa, pemeriksaan medis dapat menjadi langkah tepat.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanPentingnya Memenuhi Nutrisi Ibu Hamil untuk Kehamilan yang Sehat
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kehamilan adalah fase kritis di mana kebutuhan nutrisi ibu meningkat secara signifikan. Menurut Kementerian Kesehatan melalui, menjaga pola makan yang sehat dan seimbang selama hamil sangat penting bukan hanya untuk kesehatan ibu, tetapi juga untuk perkembangan janin.Berikut ulasan mengenai zat gizi yang paling dibutuhkan oleh ibu hamil, serta tips praktis agar kebutuhan tersebut bisa dipenuhi dengan baik. Zat Gizi Penting yang Dibutuhkan Ibu HamilBukan hanya kalori tambahan, ibu hamil juga perlu asupan zat mikro yang cukup agar proses tumbuh kembang janin berjalan optimal:Asam FolatDibutuhkan untuk pembentukan sel, terutama organ janin, dan penting untuk mencegah cacat tabung saraf.Kebutuhan harian ibu hamil: sekitar 600–800 mcg.Sumber: kacang-kacangan (kedelai, polong), hati, telur, sayuran hijau.KalsiumPenting untuk pembentukan tulang dan gigi bayi, serta menjaga kesehatan tulang ibu.Sumber kalsium: susu, yoghurt, keju, ikan, tahu, dan sayuran hijau tua.ProteinPerlu untuk membangun jaringan tubuh janin dan pertumbuhan volume darah ibu.Sumber: daging tanpa lemak, ayam, telur, ikan (dimasak sampai matang).Lemak SehatOmega-3 (termasuk DHA) sangat penting untuk perkembangan otak dan mata janin.Sumber lemak sehat: alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berlemak seperti salmon atau sarden.Zat BesiDiperlukan untuk pembentukan sel darah merah agar ibu tidak anemia.Sumber: daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau.Ibu hamil juga sering dianjurkan mengonsumsi suplemen zat besi (Tablet Tambah Darah, TTD).VitaminVitamin B (B1, B2, B6, B9, B12) penting untuk energi, pembentukan plasenta, dan kesehatan janin.Vitamin D (terutama D3) membantu penyerapan kalsium dan pertumbuhan tulang janin.Sumber vitamin: daging, kacang-kacangan, susu, ikan, paparan sinar matahari pagi. Nutrisi Saat Ibu Hamil BerpuasaBagi ibu hamil yang menjalankan ibadah puasa dengan izin medis atau kondisi sehat, kebutuhan nutrisinya tetap harus diperhatikan secara seksama:Saat sahur, pilih makanan yang memberi energi tahan lama seperti nasi, roti gandum, atau sereal berserat tinggi, disertai buah seperti pisang atau kurma.Untuk buka puasa, awali dengan camilan ringan dan bergizi sebelum makan berat, agar gula darah stabil.Minum susu saat berbuka dan sahur sangat dianjurkan karena sumber kalsium dan protein.Kurangi minuman berkafein, perbanyak asupan air putih dan buah-buahan yang kaya cairan untuk menjaga hidrasi.Lanjutkan konsumsi suplemen yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan, seperti TTD. Hidrasi yang CukupSelain zat gizi, cairan juga sangat penting selama kehamilan. Ibu hamil perlu minum air yang cukup agar kebutuhan tubuhnya dan janin tetap terpenuhi: menurut pedoman, konsumsi air ideal berada di kisaran 8–10 gelas per hari tergantung berat badan. Mengapa Nutrisi Ibu Hamil Sangat Penting?Status gizi ibu akan sangat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin.Kekurangan zat gizi dapat membawa risiko serius, seperti anemia, tekanan darah tinggi, kelahiran prematur, hingga gangguan tumbuh-kembang janin.Nutrisi yang baik juga membantu persiapan menyusui setelah bayi lahir, karena akan memengaruhi kualitas ASI. Tips Praktis untuk Pemenuhan Nutrisi Ibu HamilMakan beragam: kombinasikan kacang-kacangan, sayuran hijau, ikan, susu, dan daging tanpa lemak agar semua zat gizi terpenuhi.Pantau suplemen: minum suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan (misalnya TTD atau multivitamin) agar kebutuhan mikro tercukupi.Istirahat dan hidrasi: cukup tidur dan minum air secara teratur untuk mendukung fungsi tubuh dan penyerapan nutrisi.Aktivitas fisik ringan: seperti berjalan atau senam hamil, bisa membantu metabolisme dan menjaga kesehatan. Memenuhi kebutuhan nutrisi saat hamil bukan soal “makan untuk dua orang,” melainkan memilih makanan yang tepat dengan komposisi gizi seimbang. Asupan asam folat, zat besi, kalsium, protein, serta lemak sehat sangat krusial untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin. Ditambah dengan suplemen dan hidrasi yang cukup, ibu hamil bisa menjaga kehamilan tetap sehat dan mendukung pertumbuhan optimal bagi buah hatinya.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Obgyn (Kandungan) Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Pua Librana, Sp.OG (K) FisQua, praktek setiap hari Jumat pukul 08.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanMengenal Aligner Gigi: Alternatif Rapi Tanpa Behel
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Aligner gigi adalah alat ortodontik modern yang berbahan plastik transparan dan dirancang khusus untuk membantu merapikan gigi. Dengan aligner, Anda bisa mendapatkan susunan gigi yang lebih rapi tanpa harus memakai kawat atau behel logam seperti biasa. Cara Kerja AlignerAligner bekerja dengan cara memindahkan gigi secara bertahap: setiap aligner dibuat selaras dengan posisi gigi saat itu dan dirancang untuk menggeser gigi sedikit demi sedikit menuju posisi ideal.Saat awal pemakaian, wajar jika muncul rasa tekanan atau tidak nyaman, karena gigi sedang beradaptasi. Seiring waktu, penggunaannya menjadi lebih mudah. Durasi PerawatanSetiap set aligner biasanya dipakai selama 1–2 minggu, sesuai petunjuk dokter.Idealnya, aligner harus dipakai setidaknya 20–22 jam per hari agar hasil maksimal.Perawatan total bisa memakan waktu 6–12 bulan, tergantung dari kondisi gigi dan sejauh mana pergeseran yang diperlukan.Setelah perawatan selesai, biasanya Anda perlu memakai retainer untuk menjaga agar gigi tetap di posisi baru. Keunggulan Aligner Dibandingkan BehelMenurut HelloSehat, berikut beberapa keuntungan memakai aligner:Estetika Lebih Baik Alignernya transparan, jadi jauh lebih “tidak terlihat” dibanding behel logam.Bisa Dilepas-Pasang Saat makan atau menyikat gigi, aligner bisa dilepas; ini memudahkan perawatan gigi dan kebersihan.Minim Iritasi Karena tidak ada kawat yang tajam atau braket, risiko luka pada gusi atau pipi lebih rendah. Kapan Aligner Tidak DirekomendasikanTidak semua kondisi gigi bisa ditangani hanya dengan aligner. Beberapa situasi yang mungkin tidak cocok antara lain:Gigi terlalu rapat atau terlalu renggang (lebih dari ukuran tertentu)Posisi rotasi gigi yang ekstremStruktur gigi sudah memiliki crown atau bridge yang kompleksOleh karena itu, sangat penting untuk konsultasi dengan dokter gigi spesialis ortodontik sebelum memulai perawatan. Efek Samping yang Mungkin TerjadiBeberapa efek samping yang bisa muncul saat memakai aligner:Rasa tidak nyaman atau nyeri ringan di gigi saat mulai memakai set baru aligner.Nyeri di area gusi jika tekanan pergeseran gigi cukup besar.Iritasi lidah atau tenggorokan pada beberapa orang (walaupun jarang).Risiko peradangan gusi jika kebersihan aligner dan gigi tidak dijaga dengan baik. Hal Penting Lain untuk DipertimbangkanPasang aligner melalui dokter gigi lebih aman daripada memesan secara online tanpa pengawasan. Dokter akan membuat rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi gigi Anda.Setelah selesai dengan serangkaian aligner, seringkali diperlukan retainer untuk menjaga agar gigi tidak kembali ke posisi awal.Perawatan yang sukses sangat bergantung pada kedisiplinan penggunaan: pemakaian kurang dari waktu yang disarankan bisa memperlambat atau mengurangi efektivitas. Aligner gigi adalah solusi estetis dan nyaman untuk merapikan gigi tanpa harus memakai behel logam konvensional. Meski tidak cocok untuk semua kasus, terutama yang kompleks, keuntungan seperti transparansi, kemudahan dilepas, dan minim iritasi menjadikannya pilihan menarik. Namun, sebelum memutuskan, diskusi dengan dokter gigi dan pertimbangan komitmen jangka panjang sangat penting agar hasil perawatan benar-benar optimal.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Spesialis Gigi Anak Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadrg. Dimas Surya Saputra, Sp.KGA, praktek setiap hari Senin pukul 08.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanKenali Faktor Risiko Utama Kanker Serviks untuk Lindungi Diri Anda
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah salah satu penyakit kanker yang paling sering diderita wanita di Indonesia namun kabar baiknya, banyak faktor-risiko yang bisa kita kenali lebih awal dan upaya pencegahan yang terbukti efektif. berikut ini faktor-risiko penting yang perlu Anda dan orang terdekat pahami. Faktor-Risiko yang Sering Terabaikan Memulai hubungan seksual pada usia muda (<18 tahun) Wanita yang aktif secara seksual sangat dini memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi Human Papillomavirus (HPV), virus utama penyebab kanker serviks. Berganti-ganti pasangan seksual atau pasangan pria yang sering berganti pasangan Kontak seksual dengan banyak orang atau melalui pasangan yang memiliki banyak pasangan meningkatkan kemungkinan penularan HPV. Merokok atau terpapar asap rokok Wanita yang merokok (atau sering berada di sekitar perokok) memiliki risiko sekitar dua kali lipat dibanding yang tidak. Zat kimia dalam rokok merusak sistem kekebalan dan sel di serviks. Infeksi berulang pada organ intim & kebersihan yang kurang Keputihan berulang, infeksi saluran kelamin, atau kebersihan alat genital yang kurang dapat memperbesar peluang sel serviks berubah secara abnormal. Riwayat keluarga dengan kanker serviks Faktor genetik atau lingkungan yang sama bisa membuat seseorang lebih rentan. Sistem kekebalan tubuh yang lemah Kondisi yang melemahkan sistem imun, seperti HIV, penggunaan imunomodulator, atau penyakit kronis, dapat mempercepat perkembangan sel kanker akibat infeksi HPV. Apa Yang Bisa Anda Lakukan untuk Mengurangi Risiko Lakukan skrining rutin seperti pemeriksaan IVA atau Pap smear sesuai rekomendasi agar pertumbuhan sel abnormal bisa dideteksi sejak dini. Pertimbangkan vaksinasi HPV sesuai usia yang disarankan oleh tenaga kesehatan. Hindari merokok dan paparan asap rokok baik aktif maupun pasif. Jaga kebersihan alat genital dan hindari hubungan seksual risiko tinggi. Bangun gaya hidup sehat: konsumsi sayur dan buah, lakukan aktivitas fisik teratur, dan kontrol berat badan. Mengetahui factor risiko bukanlah menakut-nakuti, tapi memberi kuasa pada diri Anda untuk membuat pilihan yang lebih baik. Dengan memahami dan mengubah faktor-risiko sedini mungkin, Anda ikut mengambil langkah aktif melindungi tubuh Anda dari kanker serviks penyakit yang bisa dicegah dan dikendalikan bila ditemukan dini.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Pua Librana., Sp.OG (K) FisQua, praktek setiap hari Jumat pukul 08.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanKanker Serviks Bukan Takdir, Tapi Bisa Dicegah Sejak Dini
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!“Cegah lebih baik daripada mengobati” bukan sekadar pepatah, melainkan benar-benar berlaku untuk kanker serviks. Di Indonesia, angka kasus baru dan kematian akibat penyakit ini masih tinggi setiap tahun sekitar 36.000 perempuan didiagnosis, dan 21.000 di antaranya meninggal. Namun kabar baiknya: kanker serviks termasuk yang bisa dicegah dan jika ditemukan dini, peluang sembuhnya jauh lebih besar. Apa Itu Kanker Serviks?Kanker serviks atau kanker leher rahim muncul ketika sel-sel di bagian bawah rahim (serviks) tumbuh secara abnormal dan tak terkendali. Sebagian besar kasus disebabkan oleh infeksi persisten dari Human Papillomavirus (HPV) yang menular melalui hubungan seksual, terutama jenis berisiko tinggi seperti HPV 16 dan 18. Gejala yang Patut DiwaspadaiKarena sel kanker sering tumbuh perlahan dan tanpa gejala awal, banyak wanita baru menyadarinya saat stadium lanjut. Beberapa gejala yang sebaiknya tidak diabaikan: Perdarahan vagina di luar masa haid atau setelah berhubungan intim. Keputihan yang berubah berwarna, berbau, atau bercampur darah. Nyeri panggul atau nyeri saat berhubungan intim. Berat badan menurun tanpa sebab jelas, mudah lelah, atau sering buang air kecil. Jika Anda mengalami satu atau lebih gejala tersebut, sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan. Langkah Pencegahan yang EfektifSatu hal yang menggembirakan: banyak langkah pencegahan yang bisa Anda ambil untuk melindungi diri dan besar kemungkinan berhasil. Vaksin HPV diberikan idealnya untuk anak perempuan usia 9-14 tahun, tapi juga bisa bagi wanita muda. Pemberian vaksin telah terbukti menurunkan risiko pra-kanker serviks. Skrining rutin pemeriksaan seperti Pap smear atau IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) sangat penting untuk mendeteksi perubahan sel sejak dini. Hindari kebiasaan berisiko seperti merokok, seks tanpa proteksi, berganti-ganti pasangan, dan kebersihan organ intim yang kurang baik bisa dihindari. Gaya hidup sehat konsumsi sayur buah, lakukan aktivitas fisik, kontrol berat badan dan jaga sistem kekebalan tubuh Anda tetap prima. Pengobatan & PenangananJika sudah terdiagnosis, penanganan akan bergantung pada stadium kanker dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Beberapa metode yang umum: Operasi untuk mengangkat jaringan serviks atau rahim jika kanker masih di tahap awal. Radioterapi dan kemoterapi untuk kanker yang lebih lanjut atau telah menyebar. Setelah pengobatan, kontrol secara rutin sangat penting agar berhasil dan terhindar dari kekambuhan. Kanker serviks bukanlah “hukuman mati” melainkan tantangan yang bisa kita lawan bersama dengan pengetahuan, pemeriksaan dini, dan tindakan preventif. Jika Anda seorang perempuan atau mengenal perempuan lainnya, ajaklah untuk rutin skrining, berbicara terbuka tentang kesehatan reproduksi, dan menjaga gaya hidup yang mendukung. Karena menjaga leher rahim berarti menjaga masa depan, kebahagiaan, dan keluarga yang sehat.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Pua Librana., Sp.OG (K) FisQua, praktek setiap hari Jumat pukul 08.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanKurang Gerak dan Gaya Hidup Instan: Pemicu Diabetes di Kalangan Anak Muda
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Meski banyak orang masih menganggap diabetes adalah “penyakit orang tua”, kenyataannya saat ini justru semakin banyak anak, remaja, dan dewasa muda yang mengalami kondisi ini. Perubahan gaya hidup modern dengan pola makan tinggi gula, aktivitas fisik rendah, dan stres kronis telah membuat diabetes makin mengintai generasi muda.Artikel ini akan membahas kenapa kondisi ini bisa terjadi pada generasi muda, apa saja gejalanya yang perlu diwaspadai, dan lebih penting lagi: bagaimana cara pencegahan yang konkret agar kita bisa tetap sehat dan produktif di masa depan. Mengapa Diabetes Bisa Menyerang Generasi Muda?Berikut adalah beberapa faktor pemicu yang makin sering ditemukan pada anak muda:Pola makan tidak seimbang: Konsumsi minuman dan makanan manis tinggi gula, makanan olahan, sedikit sayuran dan buah.Minim aktivitas fisik: Banyak remaja dan dewasa muda menghabiskan waktu duduk dan menatap layar, sedikit bergerak.Obesitas atau kelebihan berat badan di area perut: Ini meningkatkan resistensi insulin yang memicu diabetes.Faktor genetik atau keluarga: Jika anggota keluarga punya diabetes, risiko Anda juga meningkat.Gaya hidup modern & stres: Begadang, penggunaan gadget terus-menerus, dan tekanan kehidupan sehari-hari dapat berdampak pada metabolisme. Gejala Diabetes yang Perlu DiwaspadaiKebanyakan gejala diabetes bisa muncul perlahan, sehingga mudah diabaikan. Berikut beberapa tanda yang harus diperhatikan:Rasa haus yang terus-menerus (polidipsi)Sering buang air kecil, termasuk malam hari (poliuri)Lapar berlebihan namun berat badan justru menurun (polifagia)Penglihatan kabur atau sering kelelahanLuka yang sulit sembuh atau infeksi yang sering munculApabila Anda atau orang muda di sekitar Anda memiliki beberapa dari gejala tersebut, ada baiknya melakukan pemeriksaan gula darah. Kenapa Ini Jadi Masalah Serius?Karena diabetes yang muncul di usia muda berarti paparan kadar gula tinggi akan berlangsung lebih lama dalam tubuh. Akibatnya, risiko komplikasi seperti:Penyakit jantung dan strokeGagal ginjalKebutaanInfeksi berat hingga amputasi.Selain itu, dampak psikologis dan sosial juga nyata: stigma, pengaturan diet yang ketat, harus rutin mengecek gula darah, dan ini semua bisa menurunkan kualitas hidup, kepercayaan diri, dan produktivitas generasi muda. Cara Pencegahan yang Bisa Mulai SekarangUntungnya, banyak langkah sederhana namun sangat efektif yang bisa dilakukan oleh generasi muda untuk menekan risiko diabetes:Pola makan sehat: Kurangi asupan gula tambahan, makanan olahan dan minuman manis. Perbanyak sayur, buah, biji-bijian, dan sumber protein sehat.Aktivitas fisik minimal 30 menit sehari: Olahraga ringan seperti jalan cepat, bersepeda, atau aktif bermain juga cukup membantu.Jaga berat badan ideal: Hindari kelebihan berat badan atau obesitas terutama lemak di bagian perut.Hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan: Karena keduanya dapat memperburuk metabolisme.Kelola stres dan tidur cukup: Kurang tidur dan stres kronis bisa mengganggu hormon yang mengatur gula darah.Lakukan skrining rutin: Meski masih muda, lakukan pemeriksaan gula darah jika memiliki faktor risiko atau gaya hidup yang kurang ideal. Generasi muda bukan hanya bagian dari masa depan mereka masa sekarang dari produktivitas, kreativitas, dan pembangunan bangsa. Diabetes bukanlah “kondisi yang datang nanti” saja, melainkan realitas yang bisa menyerang lebih cepat dari yang kita bayangkan.Dengan memahami risiko, mengenali gejala sejak dini, dan menjalani gaya hidup sehat, kita bisa mengambil langkah nyata untuk mencegah diabetes agar generasi muda bisa hidup aktif, sehat, dan produktif.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adaDr. dr. Winarko Luminturahardjo., Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis, Sabtu pukul 09.00 - 12.30 WIB*dr. Wendy Budiawan., Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Selasa & Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*dr. Zahra Safira., Sp.PD, praktek setiap hari Senin, Rabu, Jumat pukul 07.00 - 09.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanDishidrosis (Eksim di Tangan dan Kaki): Kenali dan Atasi Dengan Bijak
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Pernah merasakan lepuhan-lepus kecil di telapak tangan atau kaki yang terasa gatal, perih, atau terus muncul ulang? Mungkin itu adalah dyshidrosis jenis eksim yang khusus muncul di area tangan dan kaki. Artikel ini hadir untuk membantu Anda memahami kondisi ini dengan pendekatan yang humanis: apa itu dishidrosis, gejalanya, penyebab yang mungkin, serta bagaimana mengelolanya agar tidak terus kambuh. Apa Itu Dishidrosis?Dishidrosis, atau disebut juga pompholyx atau eksim dishidrotik, adalah kondisi kulit yang ditandai dengan kemunculan lepuhan kecil berisi cairan terutama di telapak tangan, telapak kaki, dan sela-sela jari. Lepuhan ini bisa terasa gatal, perih, atau bahkan tidak disadari saat muncul. Meskipun bukan infeksi yang menular, dishidrosis bisa sangat mengganggu dan kambuh berulang kali. Gejala yang Perlu DiketahuiBeberapa tanda khas dishidrosis meliputi:Lepuhan berbintik kecil (berdiameter ~3 mm atau kurang) yang muncul di telapak tangan, telapak kaki, ujung jari atau lipatan antar-jari.Lepuhan berisi cairan yang tampak buram, kadang menyatu membentuk lepuhan yang lebih besar.Rasa gatal atau sensasi terbakar; kadang nyeri apabila lepuhan pecah atau terinfeksi.Kulit yang tertutup lepuhan bisa mengering, bersisik, atau retak terutama jika area tersebut sering terpapar air, sabun, atau iritan lainnya. Penyebab dan Faktor RisikoMeskipun penyebab pastinya belum sepenuhnya jelas, para ahli menemukan beberapa faktor yang sering terkait dengan munculnya dishidrosis:Riwayat alergi atau eksim sebelumnya (dermatitis atopik) bisa meningkatkan kecenderungan.Stres atau kecemasan yang berkelanjutan.Kontak atau paparan dengan zat iritan atau acarien seperti logam (nikel, kobalt), bahan kimia rumah tangga (sabun keras, detergen), atau sering basah-keringnya tangan/kaki.Kulit yang lembap terus-menerus atau banyak berkeringat, terutama di tangan dan kaki yang terpapar air. Penanganan dan PengelolaanMeskipun dishidrosis tidak selalu bisa “sembuh total” karena cenderung kambuh, banyak orang bisa mengendalikan gejalanya dan memperpanjang periode bebas lepuhan. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:Gunakan salep atau krim kortikosteroid topikal untuk meredakan peradangan dan gatal saat kambuh.Untuk kasus yang lebih berat, terapi tambahan seperti fototerapi (terapi sinar), imunomodulator topikal, atau bahkan suntikan botoks bisa dipertimbangkan.Perawatan rumahan: menjaga kebersihan dan kelembapan kulit; menggunakan air hangat kuku atau kompres dingin saat muncul lepuhan untuk meredakan rasa tidak nyaman.Hindari pemicu yang telah Anda identifikasi misalnya kontak logam, sabun keras, bahan kimia rumah tangga, serta kondisi tangan atau kaki yang basah terus-menerus. Munculnya lepuhan di tangan atau kaki bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa terganggu dan membuat Anda merasa kurang nyaman. Tapi Anda tidak sendiri, dan dengan pemahaman yang tepat tentang kondisi ini, Anda bisa mengambil langkah nyata untuk meredakan dan mengelola dishidrosis.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Muhammad Reza Rachmatullah Cholis., Sp.DVE, praktek setiap hari Senin - Kamis pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanMengapa Kurang Tidur Bisa Membahayakan? Simak 5 Dampak Utama
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Tidur bukan sekadar istirahat melainkan momen penting bagi tubuh dan otak untuk memperbaiki diri dan memulihkan energi. Namun, banyak dari kita yang malah mengabaikan waktu tidur cukup. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), kurang tidur bisa membawa lima dampak serius bagi kesehatan. Lima Dampak Utama Kurang Tidurini bisa membuat sistem kekebalan lemah, organ tubuh tidak optimal, dan kita jadi lebih rentan sakit.Kulit terlihat lebih tua Kurang tidur mengganggu regenerasi sel kulit, sehingga garis-garis halus lebih cepat muncul, kulit tampak kusam, dan tanda penuaan bisa datang lebih dini.Sering lupa Waktu tidur yang kurang membuat otak tidak punya “waktu istirahat” yang cukup, sehingga memori dan kemampuan mengingat bisa melemah.Munculnya obesitas Kurang tidur memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang akibatnya kita bisa makan lebih banyak atau memilih makanan kurang sehat, yang memicu kenaikan berat badan.Hilangnya konsentrasi saat belajar atau bekerja Otak yang kelelahan karena tidur tidak cukup akan kesulitan fokus, membuat kita sulit mengikuti pelajaran atau kerja dengan efektif. Apa Yang Bisa Dilakukan Agar Tidur Lebih Baik?Usahakan tidur dalam durasi yang cukup (umumnya 7–8 jam untuk orang dewasa), dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman: matikan gadget, atur cahaya lembut, dan hindari kafein atau makanan berat menjelang tidur.Jadwalkan aktivitas fisik secara rutin olahraga moderat membantu tubuh lelah secara sehat dan meningkatkan kualitas tidur.Perhatikan pola makan dan hindari makan besar atau terlalu manis dekat waktu tidur.Bila Anda terus-menerus sulit tidur atau merasa kualitas tidur jelek, sebaiknya konsultasi ke tenaga kesehatan. Tidur cukup bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan kesehatan yang penting. Tubuh yang kurang tidur bukan cuma merasa lelah semata ia bisa memicu gangguan fisik, mental, dan kualitas hidup. Mulailah memberi waktu dan perhatian lebih untuk tidur malam Anda. Karena tubuh Anda pantas mendapatkan “istirahat” yang layak, agar esok hari Anda bisa bangun lebih kuat, lebih fokus, dan lebih sehat.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, Sp.DVE, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanSerangan Jantung di Usia Muda: Kini Ancaman Nyata Meski Tubuh Masih “Muda”
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Dulu, serangan jantung selalu dikaitkan dengan orang lanjut usia. Namun kenyataannya saat ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengingatkan bahwa penyakit ini mulai mengintai generasi muda usia 20 hingga 40 tahun. Kenapa Serangan Jantung Bisa Terjadi pada Usia Muda?Menurut Kemenkes, peningkatan kasus serangan jantung pada usia muda tidak lepas dari gaya hidup modern yang sering menekan jantung:Konsumsi makanan cepat saji, tinggi lemak dan gula.Merokok atau menggunakan vape, yang mempercepat kerusakan pembuluh darah.Kurang aktivitas fisik, banyak duduk, stres kerja atau sosial yang tinggi.Faktor lain seperti diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, dan riwayat keluarga juga turut menaikkan risiko. Gejala yang Harus DiwaspadaiGejala serangan jantung pada usia muda kadang tidak jelas atau dianggap “capek biasa”. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan:Rasa tidak nyaman atau nyeri di dada, lengan kiri, leher atau rahangSesak napas, mual atau muntahKelelahan yang tidak wajar, pusing atau berkeringat dingin. Jika muncul salah satu atau beberapa gejala tersebut meskipun Anda merasa “masih muda dan sehat” sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan SekarangMenjaga kesehatan jantung bukan hanya tugas bagi orang tua generasi muda pun harus aktif. Berikut beberapa langkah nyata yang bisa Anda lakukan:Pemeriksaan rutin: Cek tekanan darah, kolesterol, gula darah secara berkala.Berhenti merokok, batasi alkohol: Kebiasaan ini sangat berkontribusi dalam risiko serangan jantung.Aktivitas fisik teratur: Minimal 30 menit olahraga dengan intensitas sedang setiap hari atau 150 menit per minggu.Pola makan sehat: Lebihkan sayur, buah, biji-bijian, dan kurangi makanan tinggi lemak jenuh atau gula.Kelola stres dan tidur cukup: Karena stres dan kurang tidur juga bisa memperburuk kondisi pembuluh darah dan metabolisme.Hindari terlalu lama duduk: Banyak duduk berarti otot dan pembuluh darah tidak “digunakan” dengan baik, yang bisa mempercepat perubahan buruk pada jantung.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, Sp.DVE, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Serangan jantung bukan lagi “masalah besok” ia bisa terjadi saat Anda merasa paling bugar sekalipun. Penting untuk mulai peduli sekarang, bukan nanti. Mulailah dengan perubahan kecil tapi konsisten: olahraga ringan, makan lebih sehat, berhenti merokok, dan dengarkan tubuh Anda.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanKenapa Setelah Makan Besar Bisa Terasa Sangat Ngantuk? Mengenal Fenomena “Koma Makanan”
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Pernahkah Anda merasakan kantuk luar biasa beberapa saat setelah makan besar? Kondisi ini sering disebut “koma makanan” atau dalam istilah medis *postprandial somnolence”. Meskipun namanya terdengar serius, bukan berarti Anda kehilangan kesadaran hanya tubuh yang “memilih” untuk mengistirahatkan diri setelah memproses makanan. Artikel ini membantu Anda memahami sebab-sebabnya dan cara mengatasinya dengan sederhana dan realistis. Apa Itu Koma Makanan?Kalau Anda merasa lemas, mengantuk, atau sulit berkonsentrasi setelah makan, itulah yang dimaksud. Beberapa ciri khasnya: Rasa kantuk mendadak setelah makan besar. Kelelahan fisik atau kurang semangat. Konsentrasi menurun atau sulit fokus. Penyebab UmumBeberapa faktor yang biasanya menjadi pemicu: Jenis makanan yang dikonsumsi Makanan tinggi karbohidrat atau gula bisa meningkatkan produksi hormon serotonin melalui jalur triptofan dan membuat Anda mengantuk. Porsi makan terlalu besar Saat makan dalam jumlah besar, tubuh butuh banyak energi untuk proses pencernaan, sehingga aliran darah ke usus meningkat dan membawa penurunan sementara aliran ke otak yang bisa memicu mengantuk. Waktu makan Makan berat di waktu yang “alamiah” membuat tubuh memasuki fase lelah (misalnya setelah waktu makan siang) karena ritme sirkadian tubuh. Pengalihan aliran darah Setelah makan besar, aliran darah ke saluran pencernaan meningkat untuk mendukung metabolisme makanan, sedangkan aliran ke bagian lain (termasuk otak) bisa sedikit berkurang ini bisa berkontribusi pada rasa kantuk. Apakah Koma Makanan Berbahaya?Pada dasarnya, rasa kantuk setelah makan besar umumnya tidak berbahaya. Namun, ada situasi yang perlu diwaspadai: Jika kantuk muncul di waktu-waktu yang kritis misalnya ketika mengemudi. Jika diiringi dengan gejala lain seperti penurunan berat badan tanpa sebab, sering merasa kelelahan walau tidak makan besar ini bisa menandakan kondisi medis lain seperti diabetes. Cara Mengatasi dan MencegahAgar Anda tidak terus-menerus merasa “tertidur” setelah makan, berikut beberapa langkah praktis: Makanlah dalam porsi yang lebih kecil namun lebih sering, alih-alih satu kali makan besar. Pilih makanan yang seimbang: karbohidrat kompleks, sayur dan buah, protein yang cukup, dan kurang gula tambahan. Setelah makan, bergerak ringan (misalnya jalan kaki selama 10-15 menit) untuk membantu sistem pencernaan dan menjaga aliran darah. Hindari langsung berbaring atau tidur tepat setelah makan beri waktu untuk proses pencernaan berjalan. Pastikan waktu makan Anda sesuai dengan ritme tubuh dan hindari makan berat tepat sebelum aktivitas penting atau mengemudi. Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Rasa kantuk yang datang setelah makan besar bisa jadi hanya refleksi biologis tubuh yang sedang mencerna makanan. Dengan mengenali faktor-pemicu dan menerapkan sedikit perubahan gaya hidup, Anda bisa menghindari “koma makanan” dan tetap merasa segar setelah makan.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan